5 Mitos Proses Wanita Melahirkan Dalam Air

By
Advertisement
melahirkan dalam air

Kali ini kita akan mengulas mengenai salah satu metode melahirkan. Mungkin sebagian pembaca setia ada yang belum tahu jika proses wanita melahirkan dalam air (water birth) sudah banyak dilakukan oleh wanita hamil di luar negeri. Kalau di negara kita persalinan di dalam air belum begitu banyak yang melakukannya.

Hampir sebagian besar ibu hamil melakukan proses melahirkan dengan cara yang umum dilakukan, maupun melalui jalan operasi sesar. Karena minimnya informasi serta tidak banyak rumah sakit menyediakan fasilitas melahirkan dengan sarana air, sehingga membuat banyak ibu hamil tidak mengetahuinya.

Apakah melahirkan di dalam air lebih mudah? apakah nanti bayi akan tengelam jika proses persalinan berlangsung di dalam air? dan apakah metode ini benar2 aman?. Pertanyan tersebut pasti akan muncul ketika mendengar persalinan dilakukan di dalam air. Namun bila anda tertarik lanjutkan membaca dan keputusan ada ditangan anda apakah akan melakukannya atau tidak.

Keuntungan melahirkan normal dalam air


Cara melahirkan ini mampu mengurangi stres ketika melahirkan, dikarenakan air yang digunakan adalah air hangat. Sebagaimana kita tahu bahwa air hangat mampu membuat kita jadi lebih rileks dan juga membuat rasa nyaman. Keuntungan lainnya adalah dapat mengurangi resiko komplikasi pada bayi.

Mitos mengenai proses melahirkan di dalam air


Akan tetapi manfaat tersebut seakan pudar karena mitos yang berkembang di masyarakat, sehingga untuk anda yang saat ini tengah hamil wajib membacanya. Berikut ini mitos tentang melahirkan normal dalam air:

Mitos #1: Bayi dan ibu nya akan mudah terkena infeksi.

Inilah salah satu kesalahpahaman umum tentang persalinan di dalam air. Banyak orang khawatir jika saat melahirkan akan membuat kuman lebih mudah untuk masuk kedalam tubuh dan meningkatkan terjadinya infeksi. Tapi para ahli telah meyakinkan jika kelahiran dilakukan dalam air hanya terjadi peningkatan infeksi kurang dari 0,01 %. Kenapa bisa seperti? Itu terjadi karena air menjadi penghalang masuknya kuman dan terjadinya infeksi.

Mitos #2: Harus pada usia hamil tertentu agar boleh melakukannya.

Bila kandungan anda benar-benar sehat dan tidak terjadi kelainan pada bayi, kita dapat melakukan persalinan tersebut. Tidak ada aturan standar yang menyebutkan bahwa harus mencapai usia kehamilan tertentu agar boleh melakukannya. Namuni bila bayi anda mengalamai kelainan seperti sungsang, mengalami pendarahan, atau terindikasi lahir prematur segera lakukan konsultasi dengan dokter anda terlebih dahulu.

Mitos #3: Takut jika nanti bayinya akan tenggelam saat lahir dalam air.

Fakta bahwa bayi ketika di dalam kandungan (sebagian besarnya adalah air ketuban) menerima pasokan oksigen untuk bernafas melalui plasenta. Jadi saat lahir plasenta masih terhubung dengan bayi sehingga sistem pernafasannya juga masih sama ketika masih di dalam kandungan. Bayi yang lahir di dalam air saat di angkat maka akan terjadi perubahan sistem pernafasan yang semula dari plasenta beralih ke paru-paru.

Mitos #4: Temperatur air membuat ibu hamil jadi tidak nyaman.

Air yang digunakan untuk bersalin maksimal memiliki suhu 40 derajat, dan ibu saat melahirkan harus selalu terhidrasi. Bila suhu air panas maka akan membuat bayi anda juga kepanasan. Maka diletakan termometer di dalam bak mandi tersebut, dan akan terus dijaga suhunya agar tetap hangat (sekitar 37-38 derajat).

Mitos #5: Proses Melahirkan dengan menggunakan air lebih menyakitkan dibanding melahirkan di atas kasur.

Hampir 50 % wanita melakukan kelahiran dengan menggunakan air mengemukakan bahwa mereka merasakan sedikit tekanan dan tidak merasakan sakit. Ketika berendam di dalam air hangat, akan terjadi respon terhadap hormon dan memicu peningkatan hormon oksitosin dalam membantu intensitas kontraksi dan pelepasan endorfin dalam otak sehingga tubuh menjadi rileks.

Berikut video melahirkan bayi di dalam air



Itulah berbagai mitos dan pemahaman yang keliru tentang melahirkan dalam air (water birth), semoga dengan artikel ini dapat membantu dan lebih memahami cara melahirkan dalam air dan tidak ada salahnya untuk mencoba bukan?. Untuk keterangan lebih lanjut bisa menghubungi dokter atau rumah sakit apakah cara melahirkan tersebut ada di kota anda?.

Bagimana apakah tertarik untuk melakukannya?, silahkan bagikan artikel ini bila dirasa bermanfaat.

0 comments:

Posting Komentar